Makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim di Gresik PDF Cetak E-mail
Nusantara
Selasa, 11 Agustus 2009 22:50

Sunan giri dimasa mudanya bernama Joko Samodro , Juga raden Paku, kemudian diberi julukan oleh Raden Rakhmad dan karena keistimewaannya yang dimiliki oleh Raden Rakhmad, Oleh sunan ampel diberi nama ainul yakin yang selanjutnya setelah dinobatkan sebagai kepala pemerintahan islam di jawa bergelar prabu satmoto adalah putra dari syeh maulana malik ishaq dengan putri raja blambangan dewi sekar dadu.

Sunan giri salah satu wali songo yang juga menyebarkan agama Islam di tanah jawa, wafat tahun 1428 saka atau 1506 masehi. Makam sunan giri terletak di desa giri kecamatan kebomas kabupaten gresik, sekitar dua 2 km kearah selatan kota gresik. Komplek makam yang ada di puncak bukit giri berada ditengah-tengah makam keluarga dan masyarakat di kala itu. Fasiltas terdapat tempat parkir kendaraan peziarah secara khusus, dan di komplek makam terdapat fasilitas penunjang antara lain : masjid giri, dan lain-lain daya tarik wisata dan terdapat pada makam sunan giri antara lain : cungkup makam terbuat dari kayu jati asli, dindingnya terdiri dari panel tumbuh-tumbuhannya, sedangkan pintu cungkup terdapat kala makara yang distilir motif tumbuh-tumbuhan. Masih banyak lagi motif arkeology peninggalan padamasa awal agama islam, misalnya gapura pintu masuk makam terbuat dari batu berkepala naga raja.

Tidak terdapat bukti sejarah yang meyakinkan mengenai asal keturunan Maulana Malik Ibrahim, meskipun pada umumnya disepakati bahwa ia bukanlah orang Jawa asli. Sebutan Syekh Maghribi yang diberikan masyarakat kepadanya, kemungkinan menisbatkan asal keturunannya dari Maghrib, atau Maroko di Afrika Utara.

Babad Tanah Jawi versi J.J. Meinsma menyebutnya dengan nama Makhdum Ibrahim as-Samarqandy, yang mengikuti pengucapan lidah Jawa menjadi Syekh Ibrahim Asmarakandi. Ia memperkirakan bahwa Maulana Malik Ibrahim lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14.
Dalam keterangannya pada buku The History of Java mengenai asal mula dan perkembangan kota Gresik, Raffles menyatakan bahwa menurut penuturan para penulis lokal, "Mulana Ibrahim, seorang Pandita terkenal berasal dari Arabia, keturunan dari Jenal Abidin, dan sepupu Raja Chermen (sebuah negara Sabrang), telah menetap bersama para Mahomedans lainnya di Desa Leran di Jang'gala".

Namun demikian, kemungkinan pendapat yang terkuat adalah berdasarkan pembacaan J.P. Moquette atas baris kelima tulisan pada prasasti makamnya di desa Gapura Wetan, Gresik; yang mengindikasikan bahwa ia berasal dari Kashan, suatu tempat di Iran sekarang.

Terdapat beberapa versi mengenai silsilah Maulana Malik Ibrahim. Ia pada umumnya dianggap merupakan keturunan Rasulullah SAW; melalui jalur keturunan Husain bin Ali, Ali Zainal Abidin, Muhammad al-Baqir, Ja'far ash-Shadiq, Ali al-Uraidhi, Muhammad al-Naqib, Isa ar-Rumi, Ahmad al-Muhajir, Ubaidullah, Alwi Awwal, Muhammad Sahibus Saumiah, Alwi ats-Tsani, Ali Khali' Qasam, Muhammad Shahib Mirbath, Alwi Ammi al-Faqih, Abdul Malik (Ahmad Khan), Abdullah (al-Azhamat) Khan, Ahmad Syah Jalal, Jamaluddin Akbar al-Husain (Maulana Akbar), dan Maulana Malik Ibrahim.

Jelang Ramadhan

Jelang ramadhan, pengunjung ziarah makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri membludak. Untuk di makam Malik Ibrahim, misalnya. Karena banyaknya pungunjung tempat parkir, bahkan sampai tidak muat dan parkir di tepi-tepi jalan, seperti di Jl. Pahlawan, Jl. Jaksa Agung Suprapto, dan Jl. Agus Salim. Tidak hanya itu, karena padatnya pungunjung bahkan kerap kali membuat Jl.Pahlawan macet.

Sejumlah pengunjung mengatakan, kehadiranya ke makam wali tersebut hanya untuk mengingat perjuanganya. Bukan untuk melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan syirik, sebab selama ini banyak yang mengartikan dan menyalahgunakan kunjunganya untuk meminta berkah kepada orang yang sudah meninggal.

"Kita mendoakan agar para pejuang-pejuang dan para wali pembawa Islam di tanah Jawa ini selalu mendapat rahmat Alla SWT," kata Samilan (45 tahun) peziarah asal Merican Kabupaten Kediri Selasa (11/8)

Samilan mengaku bersama ratusan rombonganya yang membawa enam bus untuk berkunjung di sembilan wali yang biasa di sebut dengan wali songo. Hal ini biasa dilakukanya oleh jamaah di kampungnya sebelum datangnya bulan Suci Ramadhan. "Kita sudah melakukan ziarah ke wali songo secara rutin setiap tahun sebelum datangnya bulan Suci Ramadhan," jelasnya

Sementara Kepala Disparinkom Pemkab Gresik Drs. Mighfar Syukur, MM mengatakan, membludaknya pengunjung itu memang sulit untuk diprediksi. Sebab, itu terkait dengan keyakinanan seseorang. Namun, pada bulan-bulan tertentu memang ada bulan yang penuh dengan pengunjung, seperti menjelang ramadhan dan musim liburan sekolah.

"Kalau tanya berapa tingkat kenaikannya jika dibanding dengan tahun sebelumnya, secara pasti tidak bisa diestimasi." tegas mantan Kabag Humas Pemkab Gresik, Selasa (11/8).

Mighfar optimis, jika target tahun ini senilai Rp. 600 juta akan terpenuhi. Sebab, saat ini target itu sudah mencapai sekitar 85 persen hanya tinggal 15 persen saja.

Dibanding dengan tahun sebelumnya, tahun ini lanjutnya, memang terjadi kenaikan target yang cukup besar. Jika tahun sebelumnya hanya Rp. 350 juta, namun kini menjadi Rp. 600 juta."Tapi saya tetap optimis tercapai," ujarnya.

Jika tidak terjadi kebocoran, pendapatan itu bahkan bisa jauh terlampaui target. Sebab, banyak rombongan pengunjung yang masuk membayar retrebusi ke pada Desa Pulopancikan dimana lokasi makam itu berada dan bukan kepada Disparinkom. Itu khusus untuk rombongan penumpang yang parkir di tepi-tepi jalan dan diluar areal parkir. Sehingga yang menarik desa bukan Disparinkom lagi.

Yang ditarik Disparinkom itu lanjutnya, hanya rombongan yang busnya parkir di areal parkir di Jl. Malik Ibrahim saja. Selain yang parkir di areal Malik Ibrahim, yang menarik adalah pihak desa.

Membludaknya pengunjung itu tidak hanya terjadi di makam Malik Ibrahim saja, tapi juga Sunan Giri. Sebab, kedua makam wali Songo itu merupakan satu paket kawasan wisata maulana malik Ibrahim.

Pendapatan Daerah

Peziarah yang membanjiri makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjelang Ramadhan 1430 Hijriah, Selasa, jumlahnya meningkat daripada pengunjung hari yang sama pekan lalu.

Namun, Kepala Dinas Pariwisata dan Komunikasi (Disparinkom) Pemkab Gresik, Migfar Syukur, Selasa, belum bisa menyebutkan jumlah peziarah pada hari itu. Apalagi jika dibandingkan dengan periode sama menjelang bulan puasa tahun lalu.

Ia lantas menyebutkan peziarah di makam Sunan Giri pada tahun 2008 tercatat 505.477 orang, sedangkan yang berkunjung ke makam Maulana Malik Ibrahim sebanyak 575.968 orang.

Menurut dia, dari 15 makam di Gresik, hanya kedua objek wisata religi ini yang memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan asli daerah (PAD). Bahkan, pada tahun lalu mencapai Rp 500 juta.

"Pendapatan itu melebihi pemasukan yang ditargetkan pada tahun 2008, yakni sebesar Rp350 juta. Untuk target tahun ini meningkat menjadi Rp600 juta," katanya.

Ia optimistis target tahun ini akan terpenuhi, apalagi pencapaian target hingga sekarang ini sekitar 85 persen.

Migfar menegaskan target itu akan tercapai, asalkan tidak terjadi kebocoran. Pasalnya, sebagian besar peziarah membayar retribusi kepada aparat Desa Pulopancikan--lokasi makam Maulana Malik Ibrahim--, bukan ke pihaknya.

"Itu khusus untuk rombongan penumpang yang parkir di tepi-tepi jalan yang lokasinya di luar areal parkir, dan yang menarik uang parkir adalah aparat desa, bukan petugas Disparinkom," katanya.

Sejumlah peziarah yang ditemui di objek wisata religi itu mengaku berkunjung ke makam wali itu hanya untuk mengingat perjuangannya, bukan untuk melakukan hal-hal yang menyebabkan syirik.

Abdul Azis (45), bapak empat anak asal Lamongan ini mengajak seluruh keluarganya berziarah ke makam Sunan Giri hanya untuk melaksanakan salat tasbih.

"Sudah menjadi tradisi keluarga, setiap menjelang Ramadhan berziarah ke makam wali. Kedatangan kami di sini bukan meminta berkah kepada orang yang sudah meninggal," katanya menegaskan.

Sementara itu, pemantauan ANTARA di kompleks pemakaman, terutama mereka yang akan berkunjung ke makam Maulana Malik Ibrahim, areal parkir di sana tidak mampu menampung kendaraan pengunjung.

Karena tak mampu menampung, puluhan kendaraan terpaksa parkir di tepi-tepi jalan. Ruas jalan yang menuju kompleks pun menyempit.

Tak pelak, terjadi kemacetan arus lalu lintas di sekitar ruas Jalan Pahlawan, Jalan Jaksa Agung Suprapto, dan Jalan Agus Salim.
(tim adangdaradjatun.com s:gresik.go.id, antara, republika, wikipedia)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Berita

Memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2016 Bersama RK60

Rabu, 17 Agustus 2016

News image

Drs. H. Adang Daradjatun sebagai Ketua Umum Remaja Kebayoran 60an (RK60) menghadiri acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 di Hotel Grandika Jakarta Selatan (17 Agustus 2016). Acara ini dihadiri ol...

Serap Aspirasi Masyarakat Jakarta Barat

Minggu, 14 Agustus 2016

News image

Seperti yang rutin dilakukan pada masa-masa reses sebelumnya, Bpk Drs. H. Adang Daradjatun selaku Anggota DPR RI, melaksanakan kunjungan ke Daerah Pemilihan yang pada hari minggu, 14 Agustus 2016, dilaksanakan di...

Silaturahim dan Konsolidasi Umat di Markas Dakwah PKS Jakarta Utara

Minggu, 14 Agustus 2016

News image

Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri acara Silaturahim dan Konsolidasi Umat di Markas Dakwah PKS Jakarta Utara, Jl Walang Baru, Tugu Baru, Jakarta Utara pada 14 Agustus 2016. Acara yang dihadiri ribuan kader da...

Reses Masa Persidang Kelima Tahun 2015-2016 Jakarta Utara

Sabtu, 13 Agustus 2016

News image

Pada hari Sabtu tanggal 13 Agustus 2016, telah dilaksanakan kunjungan reses masa persidangan Kelima tahun 2015 – 2016 Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Bapak Drs. Adang Da...

Silaturahim dan Halal Bi Halal RK60an di Taman Langsat

Minggu, 7 Agustus 2016

News image

Komjen Pol (P) Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri halal bihalal dan silaturahmi dengan anggota Remaja Kebayoran 60an di Taman Langsat Jakarta Selatan, 7 Agustus 2016...

Halal bi Halal PKS Jakarta Barat Juli 2016

Minggu, 31 Juli 2016

News image

Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD Jakarta Barat pada tanggal 31 Juli 2016 di Jalan Raya Kebon Jeruk No. 90. Kegiatan ini ...

Rapat Kerja Dengan Empat Menteri

Rabu, 20 Juli 2016

News image

Pada hari Rabu, Tanggal 20 Juli 2016, Bapak Drs. H. Adang Daradjatun mengikuti Rapat Kerja yang diadakan oleh Komisi VI DPR RI, bertempat di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Ge...

Drs. H. Adang Daradjatun Sholat Idul Fitri 2016

Rabu, 6 Juli 2016

News image

Komjen Pol (P) Drs. H. Adang Daradjatun melakukan Sholat Iedul Fitri bersama keluarga dan warga sekitar di kediaman Cipete Jakarta Selatan (6 Juli 2016). Setelah mengikuti sholat, Jamaah langsung membentuk lingkaran da...

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1437 H

Selasa, 5 Juli 2016

News image

Atas Nama Keluarga Besar Drs. H. Adang Daradjatun Mengucapkan: SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin   Semoga Amal Ibadah Kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah Dan Id...

Raker dan RDP Komisi VI Sesi I

Senin, 27 Juni 2016

News image

Pada hari Senin, 27 Juni 2016 jam 13.00 WIB, setelah pelaksanaan Rapat Paripurna, Komisi VI DPR RI mengadakan Rapat Kerja dengan : 1. Menteri Badan Usaha Milik Negara, yang diwakili Men...

Silaturahim dan Buka Puasa bersama Alumni Akabri bagian kepolisian lulusan 1971

Sabtu, 25 Juni 2016

News image

Silaturahim dan buka puasa bersama para Alumni AKABRI bagian Kepolisian lulusan tahun 1971 di Kediaman Komjen (P) H. Adang Daradjatun di Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh Komjen (P) Togar Si...

Mendapat Masukan dari Badan Karantina Pertanian

Kamis, 9 Juni 2016

News image

Pada hari Kamis tanggal 09 Juni 2016, Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun bersama dengan Badan Legislasi DPR RI mengadapak Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian RI....

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan Bernegara di Jakarta Barat

Sabtu, 4 Juni 2016

News image

Bertempat di Hotel Arwana, Taman Sari, Jakarta Barat, Bapak Drs. H. Adang Daradjatun mengadakan tatap muka dengan masyarakat daerah Taman Sari, Jakarta Barat dalam acara : Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan da...

Raker Badan Legislasi dengan Menteri Kesehatan

Kamis, 2 Juni 2016

    Pada hari Kamis, tanggal 02 Juni 2016 Bapak Drs. H. Adang Daradjatun sebagai salah satu anggota Badan Legislasi DPR RI melaksanakan Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila ...

RDPU Badan Legislasi Dengan Hakim Militer

Selasa, 31 Mei 2016

News image

Pada hari selasa, tanggal 31 Mei 2016 Baleg DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Hakim Militer Marsma TNI Bambang Aribowo. Bapak Drs. H. Adang Daradjatun, selaku anggota Panja RU...