Raker Komisi VI DPR RI dengan Kemenkeu RI Cetak E-mail
Berita Utama
Rabu, 24 Agustus 2016 22:00

Pada hari rabu 24 Agustus 2016 pukul 10.00 WIB, bertempat di Ruang Komisi VI DPR RI, Bapak Drs. H. Adang Daradjatun mengikuti rapat kerja (raker) Komisi VI DPR RI dengan Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani Indrawati. Agenda Rapat kali ini adalah :

  1. Penyampaian keputusan Komisi VI DPR RI mengenai Right Issue 4 BUMN.
  2. Membahas Road Map BUMN Holding Beberapa BUMN dan ide Super Holding.

Dalam hal right issue empat (4) BUMN Tbk yang telah memperoleh PMN, Komisi VI menyetujui pelaksanaan right issue dengan syarat porsi kepemilikan saham pemrintah dipertahankan. Hal ini tertuang dalam kesimpulan rapat yang dibuat Komisi VI bersama dengan Menteri Keuangan. Nilai porsi kepemilikan saham di masing-masing BUMN adalah sebgai berikut :

  1. PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk, pemilikan saham pemerintah minimal 65,05%.
  2. PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, pemilikan saham pemerintah minimal 70.00%.
  3. PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk, pemilikan saham pemerintah minimal 80.00%.
  4. PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, pemilikan saham pemerintah minimal 51.00%.

Selain dari itu disepakati pula untuk membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Pelaksanaan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2016.

Dalam sesi pembahasan pembentukan holding company BUMN per sector, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa praktek holdingisasi, merger dan akuisisi, merupakan praktik yang biasa dilakukan pada dunia usaha kelas dunia untuk mengembangkan skala usahanya. Indonesia yang memiliki potensi menjadi salah satu dari 10 besar kekuatan ekonomi dunia harus memiliki perusahaan kelas dunia yang skala usahanya juga besar. Hal ini dapat dicapai dengan holdingisasi BUMN persektor. Ibu Sri Mulyani menyatakan “pertanyaannya bukan lagi apakah BUMN perlu melakukan holdingisasi, namun sekarang pertanyaannya adalah bagaimana holdingisasi dilaksanakan agar BUMN holding persektor menjadi BUMN dengan skala pemain besar dunia yang memiliki daya saing tinggi”.

Seluruh anggota Komisi VI mengapresiasi penjelasan yang komprehensif dan meyakinkan dari Menyteri Keuangan yang semakin memberikan keyakinan atas dibutuhkannya holdingisasi BUMN. Berkenaan ide super holding, Menteri Keuangan belum memberikan pendapat sama sekali. Rapat ditutup dengan kesimpulan yang telah dipaparkan sebelumnya mengenai persetujuan rignt issue empat BUMN dengan syarat. (30/08/2016. TGN)

Berikut foto kegiatan lainnya.


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Dirgahayu Republik Indonesia ke-72 Tahun

News image

Dirgahayu Republik Indonesia ke-72 Tahun, Dirgahayu Indonesiaku, Menjaga Rumah Indonesia. Indonesia Kerja Bersama, dengan semangat gotong royong untuk...

Kamis, 17 Agustus 2017

Adang Daradjatun Mengadakan Kunjungan ke Masjid Manba’ul Chaerat, Jakarta B

News image

BUMN memiliki dua tanggung jawab besar. Pertama untuk meningkatkan profit dalam rangka meningkatkan kesejahteraan negara. Kedua, yang kaitannya deng...

Senin, 14 Agustus 2017

Acara pembukaan Bimtek Produksi dan Kewirausahaan Kemenperin

News image

Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun membuka acara Bimbingan Teknis Produksi dan Kewirausahaan bagi IKM Kendaraan Bermotor Roda Dua, Konveksi, Olahan Kue K...

Senin, 7 Agustus 2017

next
prev