Berbagi Pengalaman Menjadi Pemimpin Bangsa dari Bapak Adang Daradjatun Cetak E-mail
Berita Utama
Jumat, 05 Mei 2017 22:00

Jakarta (5/5) – Bapak Adang Daradjatun memberikan tips untuk para mahasiswa STT PLN agar membangun dirinya menjadi pemimpin bangsa dalam kancah politik.

Hal itu disampaikan dalam acara Diskusi Pemimpin Bangsa di Aula gedung STT-PLN., Jl. Lingkar Luar Barat Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat.

“Para pemimpin bangsa saat orde lama dikenal dengan kepemimpinan yang kharismatik dan popular, orde baru memiliki ciri tegas dan berwibawa sedangkan di masa reformasi ini pemimpin lebih terbuka menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Ketika masa reformasi  beliau menceritakan posisinya saat itu sebagai golongan muda yang mengusulkan pemisahan TNI dan POLRI.

“Saat menjadi ketua tim reformasi POLRI saya dimintakan pendapat, dan saya utarakan agar pendidikan POLRI dibedakan dengan pendidikan TNI, karena masing-masing memiliki tupoksi yang berbeda,” imbuhnya.

Beliau menambahkan “Setelah reformasi setiap orang harus menguasai seni dalam memimpin, misalkan berkaitan dengan Polisi daerah Jakarta, maka Polisi Jakarta harus memahami budaya Jakarta.”

Anggota Komisi VI DPR RI ini juga, memberikan gambaran bahwa permasalahan kepemimpinan bangsa saat diantaranya praktik korupsi, pendidikan, dan kaderisasi politik (politik kepemimpinan).

“dalam konteks politik kepemimpinan saya menyarankan kalau anda ingin jadi pemimpin, bangunlah diri dan berjejaring, karena setiap orang perlu melatih dirinya menjadi pemimpin sejak sedari kecil,” paparnya.

Dalam perjalanan panjang karir dan kepemimpinannya Bapak Adang Daradjatun merumuskan tiga hal yang perlu dimiliki pemimpin bangsa yakni; memiliki akhlak yang baik, cerdas, serta fisik yang kuat.

Pada penyampaian terakhirnya beliau berpesan agar mahasiswa menegaskan posisinya agar menjadi pribadi yang memiliki independensi dan idealisme. Dengan berbekal dua hal ini mahasiswa tidak akan kehilangan identitasnya sebagai pembela kepentingan masyarakat dan tentunya di masa mendatang sebagai pemimpin bangsa.

“Saya berharap yang menjadi presiden mahasiswa dan lainnya tidak berhenti sampai disini, harus bisa menjadi pemimpin strategis negara minimal sekali mampu menjadi dirut PLN,” pungkasnya.

 

 

Berikut ini video dan fotonya

 


AddThis
 

Bahas RUU Budidaya Pertanian Berkelanjutan, Baleg Pertajam Sanksi

News image

  Adangdaradjatun.com (Selasa, 16 Januari 2018) – Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri Rapat Badan Legislasi tentang Harmonisasi RUU Budidaya Pertan...

Selasa, 16 Januari 2018

Drs. H. Adang Daradjatun Ikuti Rapat Internal Komisi VI DPR RI

News image

Bertempat di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI, Gedung Nusantara I Lantai Dasar, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta pada Hari Senin, 15 Januari 2018 Puku...

Senin, 15 Januari 2018

Adang Daradjatun Menghadiri Paripurna Pelantikan Ketua DPR

News image

Sesuai informasi yang telah disampaikan kepada media, Kesekretariatan Jenderal DPR membenarkan adanya kabar pelantikan Ketua DPR baru pengganti Se...

Senin, 15 Januari 2018

next
prev